Owner Link Tales
Life is AWESOME
You're (still) my favorite.
Tuesday, January 7, 2014 | 1/07/2014 07:05:00 PM | 0 wink
Aku mencintaimu memang tanpa alasan, sesederhana itu. Tapi aku ngga mau caraku mencintaimu sesederhana itu. Aku ga mau kamu se-apa adanya dirimu.

Apa adanya? Masih mau terus bergulat dengan alasan sampah itu? Siapa yang mau hidup menua bersama orang yang bangga atas kekurangannya? Yang memelihara kekurangannya tanpa berusaha merubah? Think big. Jangan munafik.
Sayang. Kamu tau? Sebenarnya....Aku tak pernah mencintaimu se-apa adanya itu. Aku marah, aku cerewet, karna aku mau kamu lebih baik. Aku mau kamu menghilangkan hal-hal yang membuat orang lain tidak nyaman. Kalau kamu males belajar, males mbantu orang tua, apakah pantas aku mencintai orang se-apa adanya itu?
Kekuranganmu. Dengan adanya aku, aku berharap kamu bisa merubahnya untukku, untuk masa depan. Kita.
Kelebihanmu. Sebagai tombak acuanku untuk terus berusaha merubah kurangku. Karna aku tak mau, anugrah lebihmu tercacati oleh kurangnya diriku, karna aku dan kamu adalah Kita.
Kita. Saling melengkapi. Kurangku yg tertutupi oleh lebihmu yg terus memperdulikanku..dan sebaliknya. Ya. Itu namanya saling melengkapi. Bukan kamu rajin, dan aku malas lalu aku tak merubahnya. Mau ditaruh mana harga diriku jika aku tidak lebih rajin darimu? Aku punya malu. Lebihmu yang perlahan merubahku.
Sayang. Maaf jika perkataan dan perlakuanku menyakiti hatimu. Aku terlalu takut dirimu menjadi orang yang sama skali tak kukenal. Aku marah kau menjadi orang lain. Aku marah karna aku mau kau kembali menjadi dirimu. Aku selalu marah marah dan marah, mengingatkan mengingatkan dan mengingatkan. Tapi saat kau benar-benar jadi orang lain dan ya...berperilaku.... kau tau sendiri. Aku hanya bisa diam....dan menangis. Kau melakukannya. Gelasnya pecah. Dan, Bismillah. Kita sudah punya gelas yang baru.
Sayang. Aku kira kamu juga sudah cukup dewasa untuk mengerti apa arti apa adanya. Aku bukanlah orang yang tidak mau menerima kurangmu, tapi aku hanya ingin kita saling mengoreksi, agar lebih baik. Agar tidak ada matahari yang lain. Faham kan? Matahari. Bagimu, bagiku pun itu cuma satu. Tidak  ada yang sempurna memang, tapi apa salahnya meminimalisir kekurangan demi orang yang dipilih untuk hidup menua.
Terimakasih karna sudah mencintaiku tidak sesederhana itu. Aku akan terus membutuhkan ocehanmu dari A sampai Z. Jangan pernah lelah menegurku. Jangan pernah lelah membuatku lebih baik.
Rubahlah aku menjadi orang yang lebih baik, lebih dan lebih. Daripada aku harus menerima kenyataan saat kau memilih lebih itu dari yang lain. Aku hancur.
Terimakasih telah mengajarkanku arti menghargai. Tapi akan lebih elok jika kau lebih dulu mengajarkanku arti konsisten karna menghargai komitmen.
Aku harap Allah mengizinkan kita saling mengoreksi sampai salah satu dari kita tak bisa lagi saling bersentuhan.
Selamanya itu lama sayang. Aku tau, kamu tau. May Allah bless our happiness. Bismillah
"Jodoh itu emang di tangan Allah. Tapi kalo kita ga berusaha biar orang yang dihatimu itu jodoh. Ya mau sampe kapanpun tetep ga jodoh.", katamu.

Aku nulis ini sekitar 8 bulan yg lalu. Setelah berbagai hal yg kita lalui 8 bulan ini. Entah. Kata ini masih saja terus berlaku.
"Meet you is a magical things that i ever had. Love you, have you make my world more brightness. We stack the minus and plus become plus plus. The black and white become colorful. I'm awesome happy. I know it's too early to say if. I wanna be your wife. The last love in your life. The first thing you see when you open your eyes in the morning. Your sad. Your happiness. Your sun. Your moon. Your everything. Haha it's funny? Or sounds crazy and childish? Whatever they say! I love you! Really love you. May Allah bless our happiness

Older Post | Newer Post
rawrr!
Hello, welcome to my blog. No annoyed words here okay. Haters? Go away! I don't need you at all.

Walkie Talkie
Place Shoutmix here :D
Width : 200

Big Thanks
Skin By Cikin
Edited By Intan.