I just hate everything.
Monday, January 20, 2014 | 1/20/2014 04:14:00 PM | 0 wink
Entah apa yang aku pikirkan. Semua terlihat salah. Aku membenci segalanya yang aku miliki. Aku telah sampai dimana titik jenuh dari sesuatu yang dinamakan kehidupan. Tapi, tidak ada satu bulir pun air mata yang jatuh untuk semakin mendramatisir keadaan ini. Hah membuang tenagaku saja. Aku tau apa yang benar-benar aku inginkan saat ini, dan aku tak mengatakannya kepada siapapun. Karna aku tahu, tidak ada satupun orang yang dapat mewujudkan itu untukku, sekarang. Atau mungkin di kemudian hari, itu tak kan pernah terwujud.Pulang sekolah. Dengan perasaan terpaksa dan malas aku melangkahkan kakiku ke parkiran. Aku malas pulang, tapi sungguh..itu lebih baik daripada aku harus bertemu dan berbincang dengan seseorang. -akhir-akhir ini memang aku sedang ingin sendiri, tapi orang-orang itu tak mengijinkannya.
Hari ini, menyetir terlihat begitu memuakan. Kalau boleh, aku akan menjatuhkan sepeda motorku ke aspal, lalu aku mulai merasakan tumpukan kapuk dan sesaat setelah aku membuka mata, aku sudah berada di rumah -itu fantasi yang tak kan pernah terjadi. Bukan kali ini saja aku menyetir dengan keadaan melamun, tapi mungkin baru kali ini aku menyetir sambil melamun bermenit-menit. Sampai akhirnya aku menerobos lampu merah sepersekian detik. Hanya sepersekian detik. Dan sepersekian detik berikutnya dari kanan kiriku sudah siap mobil dan motor yang mulai menerkam jalan.
Hari ini aku begitu menyedihkan. Seperti hari minggu kemarin.
Tapi, terimakasih madu-nya. Lebih manis dari gula yang aku minta. Sayangnya, madu itu begitu cepat menghilang dan kembali rasa yang buruk itu datang menjemputku.


